Insiden pelemparan batu terhadap sebuah bus travel terjadi di Ngawi, Jawa Timur, pada dini hari, Sabtu (15/5). Tiga remaja yang diduga terpengaruh minuman keras melempari bus milik perusahaan Dinata Trans, mengakibatkan sopirnya, Yuda Prianugraha (30), mengalami luka ringan akibat serpihan kaca.
Kapolsek Padas, AKP Sugeng Wahyudi, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika bus tersebut selesai mengisi bahan bakar di SPBU Kedungprahu setelah melakukan perjalanan dari Yogyakarta. Saat bus melintas di Jalan Raya Desa Kwadungan Lor, sopirnya berpapasan dengan pengendara sepeda motor yang berboncengan tiga. Tiba-tiba, salah satu remaja melemparkan batu berukuran setengah genggaman tangan ke arah kaca depan bus.
“Batu itu mengenai kaca depan hingga pecah. Sopir kaget dan segera menghentikan kendaraan, namun serpihan kaca mengenai wajahnya,” jelas Sugeng. Yuda mengalami luka lecet di bagian mata kiri serta luka ringan di pipi kanan, pipi kiri, dan dagu sebelah kiri.
Setelah menerima laporan dari korban, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan. Mereka akhirnya berhasil mengamankan tiga pelajar yang diduga terlibat dalam aksi tersebut dengan bantuan warga setempat. Insiden ini memicu perhatian yang lebih luas terkait dengan pengaruh miras di kalangan remaja dan dampaknya terhadap masyarakat.
Di tengah maraknya aksi kekerasan dan ketidakamanan, peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan terhadap konsumsi minuman beralkohol, khususnya di kalangan remaja. Banyak kalangan berharap tindakan tegas dari pihak berwenang agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Leave a Reply